Jumat, 24 Oktober 2014

Cara membuat CILOK, cemilan yang murah dan enak ^_^


            Siapa yang gak tahu cemilan ini? Rasanya enak dan kenyal-kenyal..hahaha...Gue sendiri juga suka banget beli cemilan ini, sampe akhirnya penasaran juga, gimana sih cara buat cemilan ini? Oke langsung aja kali ya, di postingan kali ini gue mau berbagi resep cara membuat CILOK. Yups, cemilan dari bahan sederhana ini gampang banget kok di buatnya.

            Bahan yang harus di siapkan :

- 200 gram tepung kanji
- 200 gram tepung terigu
- 2 siung bawang putih haluskan
- 1 sendok teh kaldu bubuk
- 1/4 sendok teh merica bubuk
- 2 batang daun bawang iris halus
- 400 ml air, penambahan diperlukan sampai adonan mudah dibentuk
- 1 sendok teh garam
- air untuk merebus

            Bahan Saus Kacang :

- 150 gram kacang tanah sangrai/goreng lalu haluskan
- 1 sendok teh gula pasir
- 1 sendok teh cuka
- garam secukupnya
- air secukupnya

            Gimana udah di siapin bahan-bahannya? Bahan-bahannya mudah kan di dapet? Dan tentunya murah cyinn :)

            Oke langkah selanjutnya, pembuatan, yukk mariii....


Cara membuat saus kacang :

- Campur kacang tanah (yang sudah dihaluskan) dengan cuka, gula pasir, air dan garam.
- Panaskan diatas api sebentar hingga mengental.
- Jika ingin pedas, campurkan sedikit cabai yang sudah dihaluskan


Cara membuat cilok :

- Pertama kita campur tepung kanji dan tepung terigu terus aduk-aduk deh biar mereka menyatu...asikkkk...Terus masukin daun bawang dan bawang putih di aduk lagi sampai merata. Setelah itu sisihkan dulu.

- Lalu panaskan air (400ml), kasih garam, kaldu bubuk dan merica bubuk ke dalam air itu. Lalu biarkan air hingga mendidih.

- Setelah itu tuang air yang masih panas tersebut kedalam wadah campuran tepung sedikit demi sedikit sambil di aduk-aduk hingga rata, lebih enak sih aduknya pakai tangan, tapi sebelum tangan kamu mengaduk adonan, sebaiknya tangan kamu di olesi minyak goreng dulu biar adonan gak lengket ke tangan. Dan setelah kalis atau hingga adonan mudah untuk dibentuk. Jika dirasa adonan sudah bisa dibentuk hentikan penambahan air agar adonan tidak terlalu encer.

- Kemudian ambil adonan sedikit dan bentuk bulat (cilok), lakukan sampai adonan habis.

- Rebus cilok ke dalam air mendidih. Jika cilok mengapung itu tanda kalau cilok sudah matang. Kemudian cilok sudah bisa di angkat dan di tiriskan.

- Kemudian cilok yang sudah di tiriskan tadi, langsung dikukus sampai matang, maka ciloknya sudah siap disantap dengan cara menyiramnya dengan saus kacang terlebih dahulu, enak juga di tambah saos dan kecap..nyummmyy...

            
              Gampang banget kan buatnya :) Selamat mencoba ya

Find me on
Instagram @sheisrizki
Youtube channel : QNaInLove RN

Sabtu, 18 Oktober 2014

Hotel Ibis Bencoolen, Singapore : harga tidak sebanding dengan fasilitas


Sebelum perjalanan liburan, ada banyak hal yang perlu di lakukan salah satunya adalah booking penginapan. Hal ini pun berlaku untuk liburan kali ini, apalagi untuk liburan keluar negeri kita harus tahu di mana kita akan tinggal selama liburan, karena saat tiba di Bandara Changi kita akan di suruh mengisi formulir embarkasi, di formulir itu ada kolom alamat tinggal selama di Sigapore dan itu harus di isi.

Biasanya gue selalu booking di web agoda.com tapi untuk kali ini gue coba booking hotel di http://www.accoradvantageplus.com/ web untuk pemegang kartu member accor, tapi untuk yang gak punya kartu member bisa booking di http://www.accorhotels.com. Tentunya harga untuk member dan bukan member akan berbeda :)

Gue booking hotel tanggal 9 September 2014, Ibis Bencoolen, yang letaknya di 170 Bencoolen Street – 189657 (Tlp : +65 65932888) untuk tanggal 12-13 Oktober 2014. Setelah booking jangan lupa print voucher hotel yang akan di kirim ke email. Karena voucher ini harus di bawa saat kita akan check in di hotel ini.

Dan gue akan nge-review Hotel Ibis Bencoolen ini. Hotel ini bisa di bilang cukup strategis, karena letaknya gak jauh dari stasiun MRT Bugis, sekitar 10 menit jalan kaki (keluar stasiun MRT Bugis belok kanan trus belok kanan lagi lurus terus ampe ketemu lampu merah dan nyebrang ke arah MCD, nah dari situ lurus terus ampe ketemu belokan lagi, belok kanan lurus terus dan keliatan deh “Hotel Ibis Bencoolen”). Jangan takut nyasar, karena gampang banget kok, bisa juga kalian pakai google map :)
 
Di samping hotel ini juga ada halte bis, mungkin bisa jadi alternatif selain MRT, bis yang gue coba waktu itu bis tingkat no 65 menuju langsung ke Vivo City Mall.

Dari segi pelayanan, untuk receptionisnya ramah dan cukup membantu, yang ngelayanin kita waktu itu namanya Mr. Simon (Dia gak bisa bahasa Indonesia ya, jadi kalau ngomong sama dia harus pakai bahasa inggris). Saat check in akan di minta untuk deposit uang SGD 50 bisa cash/kartu kredit. Kalau kita tidak memakai fasilitas berbayar maka uangnya akan di kembalikan saat check out.

 Suasana di lobby Hotel Ibis Bencoolen

 7eleven di samping Hotel Ibis Bencoolen
 Suasana sekitar Hotel Ibis Bencoolen




Kalau untuk fasilitas, di lobby hotel ada beberapa monitor untuk free akses internet. Gue dapet kamar di lantai 15, kamarnya sempit dengan pemandangan dari jendela gedung-gedung sekitar hotel.

Fasilitas kamar kurang lengkap. Di kamar cuma ada, tempat tidur king, AC, meja, brankas, lemari, setrika, telepon, tv dengan siaran tv kabel, kulkas, pembuat kopi, teh, kopi, gula, kamar mandi kecil dengan di lengkapi handuk, keset, sampo, sabun kecil, toilet duduk, hair dryer, shower (tanpa bathtub, sikat gigi, odol, sendal). Tidak ada swimming pool dan tidak ada welcome drink.

Di dekat Hotel ada 7eleven, MCD, nge-mall ada Bugis Juction, belanja murah di Bugis Street, pencinta seni ada Singapore Art Museum. Banyak penjual buah. Tapi fasilitas hotel ini tidak sebanding dengan harganya.

Find me on
Instagram @sheisrizki
Youtube channel : QNaInLove RN



Itinerary Simpel Liburan di Singapore


Postingan kali ini, gue mau berbagi itinerary Holiday in Singapura 4 hari 3 malam, berdasarkan pengalaman pribadi gue tanggal 11-14 oktober 2014.

Hari 1 Sabtu, 11 Oktober 2014
(16.30) – Berangkat dari rumah ke PGC naik busway
(18.00) – Berangkat dari PGC ke Bandara Soeta naik Bus Agra Mas
(20.00) – Tiba di bandara Soekarno Hatta (Terminal 2D), langsung check in di counter Value Air sekaligus bayar airport tax, lalu ke bagian imigrasi kemudian ke Gate D-4 untuk boarding pass
(21.35) – Berangkat dari Indonesia menuju Singapore

Hari 2 Minggu, 12 Oktober 2014
(Tujuan : Singapore Art Museum, Bugis Juction, Bugis Street, Vivo City Mall, Sentosa Broadwalk, Sentosa Island, Wings of Time)
=================================================================

[ 00.00 ] - Tiba di Bandara Changi Singapura (Terminal 1), lalu tidur di bandara
[ 06.00 ] - Bangun, keliling-keliling bandara dan sholat di “Pray Room” di lantai bawah dekat eskalator
[ 07.00 ] - Mengisi formulir embarkasi, ambil aja formulirnya ada di dekat imigrasi di lantai bawah.
[ 07.30 ] - Setelah isi formulir, langsung antri di imigrasi, serahkan paspor dan formulir embarkasinya ke petugas. Setelah itu simpan paspor dan robekan dari formulir embarkasinya.
[ 08.00 ] - Sarapan MCD di foodcourt bandara Changi
[ 09.00 ] - Menuju terminal 3 untuk naik skytrain ke stasiun MRT Changi.
[ 09.30 ] - Beli Ez-Link di loket sebelum masuk stasiun MRT Changi.
[ 10.00 ] - Dari stasiun MRT Changi ke stasiun MRT Bugis naik MRT (rutenya : dari stasiun MRT Changi transit di stasiun MRT Tanah Merah lalu naik lagi MRT jalur hijau arah Joo Koon tapi turun di stasiun MRT Bugis.
[ 10.30 ] - Menuju hotel “Ibis Bencoolen”, lokasinya gak jauh dari stasiun MRT Bugis, cukup jalan kaki kurang lebih 10 menit.
[ 10.40 ] - Sampai di Ibis Bencoolen, check in tapi belom bisa masuk kamar karena belom jam 14.00 jadi cuma titip tas
[ 11.00 ] - Jalan-jalan ke Singapore Art Museum {SAM} lokasinya gak jauh dari Ibis Bencoolen, trus ke bugis junction, trus belanja oleh-oleh di bugis street
[ 14.30 ] - Balik ke Ibis Bencoolen karena udah boleh masuk kamar dan istirahat
[ 18.00 ] - Dari halte bus yang ada di samping hotel, naik bus tingkat no 169 ke Vivo City Mall
[ 18.40 ] - Sampai di Vivo City Mall, langsung jalan ke arah sentosa broadwalk, jembatan yang menghubungkan Vivo City Mall menuju Resort World Sentosa (harusnya bayar SGD 1 tapi karena hari sabtu dan minggu GRATIS)
[ 19.00 ] - Sampai di Resort World Sentosa (RWS) sempet bingung nyari-nyari tempat pertunjukkan Wings of Time, akhirnya nanya sama petugasnya dan di kasih tahu harus naik monorail sentosa ekspress.
[ 19.30 ] - Naik monorail sentosa ekspress dari stasiun Waterfront ke Stasiun Beach (GRATIS)
[ 19.40 ] - Sampai di Stasiun Beach langsung menuju loket “Redemption”, untuk nuker voucher yang sebelumnya udah gue beli di Jakarta menjadi tiket “Wings of Time”
[ 19.45 ] - Menuju tempat pertunjukkan wings of time, tapi karena belom mulai jadi foto-foto dulu
[ 20.00 ] - Mulai ngantri untuk masuk nonton Wings of time.
[ 20.40 ] - Menonton pertunjukkan Wings of Time, pertunjukkan di pinggir pantai yang keren banget, perpaduan antara air, laser, suara.
[ 21.10 ] - Selesai pertunjukkan langsung menuju Stasiun Beach untuk naik monorail sentosa ekspess lagi
[ 21.20 ] - Sampai di stasiun sentosa
[ 21.30 ] - Makan malam di Java Kitchen (HALAL), letaknya di Food Republic, samping stasiun sentosa
[ 22.00 ] - Kelar makan langsung ke halte bus depan Vivo City Mall naik bus tingkat no 169 lagi, tapi cuma sampai terminal (setelah halte Vivo City) karena pemberhentian terakhir dan akhirnya jalan kaki ke Stasiun MRT Harbour Front (jauhhhh cyyiiinn)
[22.15 ] - Sampai di stasiun MRT Harbour Front (jalur ungu) turun di stasiun MRT Outram Park lalu pindah ke jalur hijau naik MRT ke arah Pasir Ris/Changi Airport tapi turunnya di stasiun MRT Bugis.
[ 22.40 ] - Tiba di stasiun MRT Bugis lalu jalan kaki ke hotel Ibis Bencoolen tapi mampir dulu beli aqua dan duren..hahaha

Hari 3 Senin, 13 Oktober 2014
(Tujuan : Hotel Grand Mercure Roxy, Parkway Parade Mall, Hotel One Fullerton, Patung Merlion Park, Hotel Marina Bay Sand, Garden by the bay, ION Orchard Mall)

[ 10.30 ] - Check out dari Ibis Bencoolen, foto-foto dan menuju Stasiun MRT Bugis
[ 10.50 ] - Dari stasiun MRT Bugis (jalur hijau) turun di stasiun MRT Eunos
[ 11.00 ] - Keluar stasiun MRT Eunos, jalan kaki ke Hotel Grand Mercure Roxy dan itu jauhhhhh bangettt
[ 12.00 ] - Akhirnya sampai juga di Hotel Grand Mercure Roxy, lalu check in tapi belum bisa masuk ke kamar karena belom jam 14.00
[ 12.30 ] - Menuju Parkway Parade Mall, letaknya di seberang hotel Grand Mercure
[ 13.00 ] - Makan siang di “Padang Raya Indonesian Padang”, di Food Republic, Parkway Parade Mall
[ 13.30 ] - Setelah makan siang, jalan-jalan dan foto-foto di sekitar parkway
[ 14.00 ] - Balik ke Hotel Grand Mercure Roxy dan istirahat.
[ 16.30 ] - Dari halte bus depan Hotel (Halte bus Marine Parade Road) naik bus no 196 turun di halte bus Collyer Quay (kalau gak salah namanya, liat aja ke jendela bis kalau udah keliatan patung merlion park, siap-siap turun) lalu jalan kaki ke Patung Merlion Park, Hotel One Fullerton, Hotel Marina Bay Sands jalan kaki
[ 18.30 ] - dari Hotel Marina Bay sands ada lift yang menuju ke garden by the bay (Lantai 15 atau 16 gitu, lupa)
[ 18.55 ] - keluar lift jalan kaki lewatin jembatan, menuju Garden by the bay dan foto-foto
[ 19.30 ] - Sampai di Garden by the bay, lampu-lampu pohon raksasa udah pada nyala, dan ada pertunjukkan lampu-lampu gitu, keren deh pokoknya, romantic, bebas videoin dan foto-foto lagi :D
[ 20.30 ] - Jalan kaki menuju MRT Bayfront (jalur orange) turun di stasiun MRT Marina Bay, lalu pindah ke jalur merah dan turun di stasiun MRT Orchard
[ 21.00 ] - Keluar stasiun MRT Orchard langsung jalan-jalan di Mall ION Orchard, Mall ini berada di atas stasiun MRT Orchard
[ 21.20 ] - Makan malam di Food Republic Mall ION Orchard
[ 22.00 ] - Pulang kembali ke Hotel Grand Mercure Roxy, naik MRT dari stasiun Orchard (jalur merah) turun di stasiun MRT City Hall lalu pindah ke jalur hijau dan turun di stasiun MRT Paya Lebar, keluar pintu samping dan naik bis no 135 dari halte situ, dan turun di halte bis Marine Parade Road (halte bis depan Hotel Grand Mercure Roxy)
[ 22.30 ] - Istirahat

Hari 4 Selasa, 14 Oktober 2014
(Tujuan : Universal Studio Singapore, Bandara Changi)
( 07.00 ] - Bangun tidur langsung swimming di swimming pool lantai 4 Hotel Grand Mercure Roxy
[ 09.10 ] - Setelah puas swimming, mandi dan siap-siap langsung cuss berangkat. Check out dari Grand Mercure Hotel, tapi titip tas dulu karena mau ke Universal Studio Singapore dan reservasi untuk shuttle bus gratis ke bandara nanti malam
[ 09.20 ] – Jalan kaki ke belakang hotel, dari halte belakang hotel (Halte East Coast Road) naik bis no 10 turun di Vivo City Mall
[ 10. 00 ] - Sampai Vivo City Mall langsung menuju lantai 3, dan makan dulu di Food Republic, Java Kitchen (HALAL)
[ 10.30 ] - Menuju stasiun sentosa dan naik monorail dari situ untuk menuju stasiun waterfront, naik monorail ini SGD 2/orang
[ 10.40 ] - Sampai stasiun waterfront, langsung deh nemu bola dunia besar Universal Studio, foto-foto dulu baru deh masuk ke Universal Studionya
[ 18.00 ] - Setelah puas main-main di Universal Studio, langsung deh menuju stasiun waterfront naik monorail dan turun ke stasiun sentosa.
[ 18.10 ] - Keluar stasiun sentosa langsung menuju stasiun MRT Harbour Front (jalur ungu) dan turun di stasiun MRT Outram Park, lalu pindah ke jalur hijau dan turun di stasiun MRT Paya Lebar
[ 18.30 ] - Keluar stasiun Paya Lebar, naik bis no 135 menuju halte marine parade Road (halte depan Hotel Grand Mercure Roxy)
[ 18.50 ] - Sampai di hotel, ambil tas-tas yang dititip, dan menuju bar lantai 4 untuk ambil minuman welcome drink dengan kupon yang kemarin di kasih sama receptionistnya. Di tawarin waitress bar mau minuman apa, kami milih pepsi dalam kemasan kaleng yang bisa langsung di bawa. Dan langsung menuju lobby hotel lagi untuk menunggu shuttle bus gratis
[ 19.00 ] - Berangkat dari Hotel Grand Mercure Roxy ke bandara terminal 3 dengan bus gratis (fasilitas hotel)
[ 19.30 ] - Sampai bandara langsung check in dan urus tas untuk di taro di bagasi.
[ 20.00 ] - Makan malam chicken rendang di resto bandara
[ 20.30 ] - Setelah makan, langsung menuju imigrasi dan boarding pass
[ 21.00 ] - Menuju pesawat lioon air
[ 21.20 ] - Penerbangan kembali ke Jakarta
[ 22.00 ] - Tiba di Jakarta, langsung nunggu untuk ambil bagasi, lamaaa euy
[ 22.30 ] - Setelah ambil bagasi, langsung periksa tas di bagian bea cukai
[ 22.40 ] - Antri di imigrasi
[ 22.50 ] - Langsung buru-buru keluar dan naik bis Agra Mas arah PGC (bis terakhir)
[ 23.30 ] - Turun di cawang UKI dan naik taxi dari situ menuju rumah
[ 00.30 ] - Sampai rumah dengan selamat. Alhamdulillah

Find me on
Instagram @sheisrizki
Youtube channel : QNaInLove RN

Kamis, 12 Juni 2014

Yuks bikin "Paspor Online"

        Emang udah banyak sih yang posting tentang "Paspor Online" tapi gue mau tetep cerita karena ini versi gue dari pengalaman gue dan lebih update tentunya :D.
        Sebenernya udah lama banget mau bikin paspor tapi jujur aja males ke imigrasinya karena denger cerita dari temen-temen dan baca postingan di google yang kayaknya ribet banget bikin paspor dan ngebayangin kalo tuh imigrasi pasti penuh..lebay dikit..hahahaha..Sempet kepikiran juga bikin paspor pake calo tapi masih mikir-mikir lagi karena kakak gue bikin paspor pake calo Rp 700.000.
       Dan sampai akhirnya gue pun mulai searching di mbah google tentang yang namanya paspor online. Jadi yang gue siapin itu KTP, KK, Ijazah, Akte semua gue fotokopi lalu fotokopiannya itu gue scan.
        Trus tanggal 28 Mei 2014 nyampe kantor langsung mulai deh buka www.Imigrasi.go.id niat awalnya sih cuma mau nyamain info aja yang gue dapet dari postingan orang-orang, dari temen-temen gue, apa sama dengan yang ada di web resmi imigrasi. Dan ternyata semua data yang gue scan udah komplit. Yeay langsung deh tuh gue daftar paspor online di web resmi Imigrasi. Isi formulirnya, upload dokumen hasil scan (KTP, KK, Ijazah), milih mau di Imigrasi mana dan tanggal berapa, gue sih milih foto dan wawancara tanggal 2 juni 2014 di kantor imigrasi 1 Jakarta Timur, lokasinya di sebelah penjara cipinang (naik aja busway dari kampung melayu yang jurusan pulo gebang tapi turunnya di halte imigrasi) trus setelah daftar di kirimin deh ke email gue tuh bukti daftar online dan jumlah yang harus di bayar sebelum dateng ke imigrasi.
        Langsung aja gue print tuh bukti-bukti daftar onlinenya, di kertas itu tertulis "bayar di BNI" nah abis itu langsung deh gue ke BNI cabang Jakarta Pusat (karena gue kerja di BNI jadi gue bayar lebih gampang deh tinggal turun lift dari ruangan gue ke cabang BNI Jakarta Pusat Sudirman..hahaha). Jangan lupa bawa buktinya dan serahin ke teller BNInya nanti tinggal bayar Rp 260.000 (Rp 255.000 untuk Imigrasi dan Rp 5.000 utk administrasi bank). Nah nanti di kasih bukti lagi sama tellernya. Di simpen yah semua bukti-bukti dari teller dan dari email imigrasi karena nanti harus di bawa ke imigrasi saat foto dan wawancaranya.
        Tanggal 2 juni 2014 saat yang di tunggu-tunggu..hahaha..yang harus di siapin :
1. KTP asli
2. KK asli
3. Akte asli
4. Ijazah asli
5. Surat keterangan kerja asli (bagi yang udah kerja)
6. Fotokopi KTP (jangan bolak balik tapi di jadiin satu ukuran A4)
7. Fotokopi KK, Akte, Ijazah, Surat keterangan kerja
8. Materai 6000 1 buah
        Berangkat dari rumah jam 07.00 WIB trus ke kantor pacar dulu nemenin dia ngambil ijazah aslinya dia.
        Sampe kantor imigrasi 1 Jakarta Timur jam 10.10 WIB langsung tanya satpam dan naik ke lantai 2 loket 6 nyerahin bukti pembayaran BNI, copy KTP, copy KK, copy Ijazah, copy Akte trus gue di kasih no antrian 3-80 sedangkan pacar gue 3-79 dan nunggu di loket 5 tapi baru no 3-34..di kasih surat pernyataan dan di suruh isi dan gue tandatangan di atas materi 6.000..masih 46 orang lagi..hahahaha
        Trus di umumin kalau jam 12.00-13.00 WIB istirahat dulu. Ya udah akhirnya jam 12.00 WIB gue dan pacar gue jalan-jalan dulu ke BNI dan ke BRI.
        Jam 13.20 WIB balik lagi ke imigrasi (lantai 2 loket 5) dan masih no 3-60..hemm 20 orang lagi. Untungnya neh imigrasi adem ACnya terasa dan ga penuh seperti kata orang/bayangan gue..cukup nyaman ko nunggu proses di imigrasi 1 Jakarta Timur.
        Jam 14.15 WIB no antrian pacar gue (3-79) dan gue (3-80) di panggil maju ke loket 5 semua fotokopian KTP, KK, Akte, Ijazah, Surat keterangan kerja di ambil petugasnya..trus di suruh ke loket 10 dengan no antrian yang sama, pacar gue 3-79 dan gue 3-80. Di loket 10 masih no 3-40..hahahaha
        Akhirnya gue dan cowo gue sholat dzuhur dulu trus makan dulu. Setelah itu langsung ke imigrasi lagi (lantai 2 loket 10)..menunggu..ruang tunggunya adem ko jadi ga usah takut keringetan dan luntur make up nya..hahaha
        Jam 15.30 WIB maju utk foto setelah foto nunggu lagi. Jam 16.00 WIB di panggil untuk wawancara, gak usah tegang wawancaranya santai ko cuma di tanya mau kemana tapi petugasnya sambil ngecek dokumen kita, jadi nanti semua dokumen asli (KTP, KK, Akte, Ijazah, Surat keterangan kerja) di periksa sama petugasnya trus gue di suruh liat data yang di komputer udah sesuai belom dengan data gue. Trus di suruh tandatangan dan di kasih bukti untuk pengambilan paspor tanggal 5 juni 2014.
        Simpel kan?gak pake ribet, gak pake mahal..hahaha..bikin paspor online Rp 260.000 tapi kalo pake calo Rp 700.000, jauh banget ya bedanya. Dan bikin paspor online lebih teratur nomer antriannya jadi gak usah takut di selak orang..hehehe..

Find me on
Instagram @sheisrizki
Youtube channel : QNaInLove RN

Selasa, 13 Mei 2014

"Peeling" at Dokter Muka RSCM

          Baru ada waktu nulis guys. Well langsung aja kali ya tanpa basa basi ria..hahaha..Postingan gue ini lanjutan dari postingan gue yang sebelumnya "First Time for Dokter Muka RSCM"
          Kali ini gue mau share tentang "Peeling di Dokter Muka RSCM". Apa itu peeling?Peeling itu pengelupasan yang di lakukan untuk merangsang pertumbuhan lapisan kulit yang paling atas. Dengan peeling ini kulit mati yang udah rusak akan berganti dengan kulit baru yanh lebih sehat (regenerasi kulit) dan bergungsi juga untuk mengecilkan pori-pori wajah.
          Seperti cerita gue yang sebelumnya, gue di suruh ibu dokter pakai krim pagi dan sore (AHA) dan krim malem (vitacid 0,05%) plus cuci muka dgn sabun bayi minimal 3 kali sehari. Dan harusnya gue di suruh kunjungan tahap kedua tanggal 28 april 2014 tapi karena sesuatu hal akhirnya gue baru dateng lagi ke RSCM tanggal 5 mei 2014.
          Gue ketemuan ma cowo gue (read : romi) di masjid UI Salemba jam 07.30..dari pengalaman yang kemaren jadi kali ini dateng lebih pagi lagi. Jalan kaki lah ke RSCM yang letaknya gak jauh dari UI Salemba. Sampai RSCM langsung samperin satpam untuk minta nomer antrian dan satpam cuma tanya "Tunai/Non Tunai?" langsung gue jawab "Tunai" trus di kasih lah gue dan cowo gue nomer antrian masing-masing. Trus kita langsung ke loket untuk "pasien lama" yang pembayarannya "tunai". Alhamdulillah gak antri..hahaha..we lucky now ^_^…Di loket cuma di tanya mau ke dokter apa? Ya langsung jawab aja "Dokter Kulit dan Kelamin". Oiya jangan lupa ya bawa kartu anggota RSCM yang waktu pertama kali daftar karena itu di serahin di loket ini. Trus di kasih kertas deh. Nah abis itu langsung deh kami naik ke lantai 3 "Kulit dan Kelamin".
          Di lantai 3 di loket belom ada petugasnya tapi udah banyak kertas yang di tumpuk jadi ya udah gue tumpuk juga deh kertas yang tadi dapet dari loket di lantai 1. Mungkin karena masih jam 08.30 kali ye..hahaha..sambil nunggu makan dulu lah kita (nasduk yang emank sengaja gue bawa dari rumah). Kelar makan udah kenyang masih belom di panggil juga. Akhirnya nama gue di panggil jam 09.00 setelah di verifikasi datanya di kasih lagi ke kertasnya trus di serahin ke loket sebelahnya dan menunggu lagi..hemmm..Setelah nama gue di panggil baru deh bayar Rp 60.000 untuk biaya jasa medis dan jasa sarana.
          Setelah bayar gue masuk ke dalem dan nunggu lagi. Lumayan lama nunggunya. Jam 09.30 nama gue di panggil dan seperti kunjungan pertama, tensi darah gue di ukur dan setelah itu menunggu lagi..hahaha..Jam 10.00 nama gue di panggil lagi dan masuklah gue ke ruang 02 "Divisi Dermatologi Kosmetik". Di situ gue ngobrol ma bu dokter tapi dokternya beda bukan Dokter Lili lagi.
          Trus gue di tanya "rutin gak pakai krim pagi, sore, malem?" dan gue jawab "rutin". Trus bu dokternya nanya lagi "hari ini kamu jadwal peeling ya". Gue bilang aja "iya". Trus dokternya nanya lagi "kamu semalem pakai krimnya ga?" ya gue jawab aja "pakai dok". Dokternya bilang 2 hari sebelum peeling sebaiknya hentikan dulu pemakaian semua krimnya tapi karena gue gak tahu jadi ya udah gak apa-apa. Akhirnya dokternya nulis di kertas dan kertas itu gue bawa lagi ke loket yang di depan tadi (di lantai 3 juga) trus gue bayar Rp 180.000 untuk jasa medis dan jasa sarana peeling GA 20%. Oiya karena waktu kunjungan pertama gue udah beli peralatan untuk peelingnya (kuas, bandana, salep desolex 0,05%) jadi gue gak perlu beli lagi karena gue udah bawa peralatan itu. Setelah bayar di kasih kertas bukti pembayaran dan bukti itu di bawa ke ruang 06 "ruang untuk tindakan". Dan lagi lagi lagi gue di suruh nunggu...heeemmm..
          Jam 10.00 nama gue di panggil dan gue pun langsung masuk ke ruang 06, di ruang itu gue kasih peralatan peeling yang udah gue beli waktu kunjungan pertama. Trus gue di suruh tiduran gitu dan rambut gue di pakein bandana. Nah mulailah tahap peelingnya, awalnya muka gue di bersihin kayaknya ci pakai alkohol (mungkin) karena kan mata gue merem jadi gue cuma cium dari baunya kayak bau-bau alkohol gitu. hehehehe. nah abis itu muka gue di olesin gitu (kayaknya cairan acidnya) gue gak tahu pasti ci itu apa tapi yang jelas rasanya clekit-clekit gimana gituh..hahaha..nah dokternya ngasi gue kipas angin kecil jadi gue suruh megangin tuh kipas angin yang di arahin ke muka gue. Di diemin sekitar 15 menit kayaknya. Trus abis itu muka gue di bersihin deh berasa dingin banget, abis itu muka gue di olesin lagi gue gak tahu itu apa (mungkin untuk netralisir cairan acidnya kali ya)..trus ya udah abis itu semua peralatan peeling yang tadi (bandana, kuas, salep desolex) itu di balikin lagi ke gue. Kata dokternya kalau nanti gue mau peeling lagi gue tinggal bawa aja peralatan itu jadi gak perlu beli lagi. Trus ya ngobrol-ngobrol lagi ma dokternya. Di kasih tahu 2 hari sesudah peeling jangan pakai krim dulu tapi pakai salep desolexnya dan kalo keluar-keluar jangan lupa mukanya di olesin sunblock parasolnya. Dan setelah 2 hari itu baru boleh pakai lagi krim pagi dan sore (AHA) dan krim malemnya (vitacid 0,05%) di pakai 2 ruas jari. Tanggal 2 juni 2014 gue di suruh balik lagi untuk peeling kedua.
          Nah kalau cowo gue ceritanya beda lagi, kan harusnya kali ini dia di laser cuma kata dokternya alat lasernya udah di bawa ke surabaya karena kan emank jadwal laser cowo gue itu tanggal 28 april 2014 tapi kan kita datengnya tanggal 5 mei 2014. Ya udah akhirnya dia di kasih pilihan sama dokternya mau "peeling/dongkel". Peeling itu sama kayak gue, kalau dongkel itu jerawatnya di congkel-congkel mirip facial kali ya (mungkin)..hahaha..tapi akhirnya cowo gue milihnya peeling. Trus dia bayar deh di loket, lebih mahal dari gue, cowo gue bayar Rp 60.000 untuk biaya jasa medis dan jasa sarana, trus bayar Rp 335.000 (ekstrasi komedo ringan Rp 45.000, kil Rp 60.000, UV whole body Rp 50.000, peeling Rp 180.000) trus dia juga beli peralatan peelingnya di apotek RSCM (bandana, kuas, salep desolex 0,05%, vitacid 0,05%, sabun muka total Rp 183.000) . Nah setelah bayar dia juga ngasih kertas bukti pembayarannya ke ruang 06 dan nunggu di panggil, setelah di panggil dia di suruh tiduran juga pakai bandana biar rambutnya gak ke muka-muka, trus di bersihin mukanya, abis itu di peeling (prosesnya sama kayak gue di olesin cairan yang rasanya clekit-clekit) abis itu komedo di idungnya di cabut-cabutin, abis itu jerawatnya di suntik, kata cowo gue, mukanya atau lebih tepatnya jerawat di mukanya di suntik. "Gimana rasanya sayang?". Kata cowo gue "rasanya luar biasa sakit"..hahaha..iya lah secara di suntik tuh jerawat. Kondisi muka cowo gue emank beda ci ma muka gue, kalau gue kan gak jerawatan, nah kalau cowo gue mukanya jerawatan dan bekas jerawat bolong-bolong kecil mukanya. Jadi beda juga tindakan medisnya..hahahaha..(sotoy ya gue). Lumayan lama juga cowo gue, kalau gue tadi cuma sekitar 30 menit sedangkan cowo gue ampe 1 jam-an. Ya saran yang dokter kasih ke cowo gue kurang lebih sama kayak gue, 3 hari sesudah peeling dia gak boleh pakai krim tapi pakai salep desolexnya dan setelah 3 hari baru boleh pakai krim pagi dan sore (AHA) dan krim malemnya (vitacid 0,05%) di pakai 2 ruas jari selama 2 minggu dan setelah 2 minggu kasar pemakaiannya di naikan menjadi 3 ruas jari. Tanggal 2 juni 2014 di suruh dateng juga untuk laser.
Jujur muka gue mirip udang rebus, merah dan berasa panas abis peeling. Huaaaaa.                 Nyampe rumah cuma mantengin kipas angin aja karena muka berasa perih-perih gimana gituh, karena 4 jam setelah peeling muka gak boleh kena air dulu jadi gue ademin muka pakai kipas angin aja deh. Nah pas udah 4 jam gue langsung cuci muka dan wow berasa perih banget muka gue..sanap alias panas sangat..huhuhu..Dan seperti saran dokter tuh salep desolex di pakai 2 kali sehari selama 2 hari setelah peeling.
          Hari pertama setelah peeling, muka masih terasa perih kalau cuci muka/kena air..heemmmm.. Dan muka gue mulai kering/kulit menebal, sulit di ungkapin kata-katanya pokoknya jelek deh intinya -_-.. Gue pakai masker seharian di kantor untuk nutupin muka gue yang kering banget dan menebal kulitnya (pipi kanan, kiri, idung).
          Hari kedua--muka gue udah gak perih lagi tapi muka gue mulai menghitam di kulit yang kering dan menebal itu..hufftt..tambah jelek aja muka gue. Itemnya kan gak rata jadi berasa abis maen kotor-kotoran gue, muka gue celemotan -_-.
          Hari ketiga---ini saat-saat yang paling gue tunggu karena gue seneng banget udah bisa pakai krimnya lagi karena jujur aja ya krimnya terutama krim malemnya itu bisa membuat jerawat cepet kering, ya emank muka gue gak jerawatan tapi gue berharap dengan memakai krim itu lagi muka gue yang item-item itu cepet-cepet deh ya ngelotok biar muka gue balik normal lagi.
          Hari keempat--bener donk ya ternyata di hari keempat muka gue udah halus lagi..ahayde..udah gak celemotan lagi. Tuh kulit mati yang item-item udah coplot, udah ilang..bye-bye kulit mati..hahaha..
          Sekarang udah hari keenam setelah peeling dan jujur gue ngerasa muka gue halus banget, apa lagi pas gue cuci muka tuh licin banget muka gue, beda banget sama dulu sebelum gue ke dokter muka. Licinnn boo..Tapi semua ini beluk berakhir..ahay bahasa gue. Maksud gue, gue masih mau peeling lagi, paling gak 2-3 kali deh biar kulit gue makin regenerasi. Peeling pertama itu hanya untuk tahap regenerasi pertama untuk lapisan kulit atas, karena kulit kita kan ada lapisannya.
           Ntar gue ceritain lagi ya kalau gue peeling yang kedua kalinya, untuk yang belom tahu RSCM di mana, bisa baca postingan gue yang pertama ya ^_^. Intinya jangan takut peeling ya..hehe

Find me on
Instagram @sheisrizki
Youtube channel : QNaInLove RN

Rabu, 16 April 2014

First time for me "Dokter Muka" di RSCM

        Ini pengalaman pertama gue ke dokter muka, sebenernya sih muka gue ga kenapa2, jerawatan juga ga, tapi gue mau tau aja dokter muka kayak apa dan biar muka gue lebih sehat..haha..
        Oke langsung aja deh, gue ketemuan ma cowo gw (read : romi) di RSCM Jakarta Pusat jam 08.30 WIB, niatnya dateng pagi biar ga ngantri dan ternyata tuh antrian RSCM udah full...hemmm kurang pagi ternyata gue datengnya..masuk ke RSCM langsung nanya satpam untuk pendaftaran "pasien baru" dan gue di kasih formulir pendaftaran sama pak satpam (formulirnya cuma 1 lembar). Nah setelah gue isi formulirnya, gue samperin lagi pak satpam untuk minta nomer antrian. Dan cowo gue dapet nomer antrian 118 dan gue nomer 119. Lagi nunggu, liat orang-orang pada ngelampirin copy KTP di formulir nah loh akhirnya cowo gue nyari tukang fotokopi dulu..hahaha..untung aja pas cowo gue dateng abis fotokopi, ga lama kemudian maju lah kita ke tempat registrasi pasien baru.
       Di sana cuma di tanya "mau bayar tunai/askes/bpjs". Gue langsung bilang "tunai", trus orangnya langsung meriksa formulir gue dan ngasih ke sebelahnya untuk di ketik. Setelah itu, gue di kasih deh kartu anggotanya dan kertas gituh. Trus gue langsung ke lantai 3 "Poliklinik Kulit dan Kelamin" trus langsung gue kasih kertas dan kartu RS tadi. Setelah di periksa, di kasih ke gue lagi dan gue kasih ke kasir (ruang kasir sebelahan dengan ruang yang tadi di lantai 3 juga). Bayar Rp 60.000 untuk Jasa medis dan jasa sarana. Trus gue dan cowo gue nunggu lagi di ruang tunggu di dalemnya. Di ruang tunggu ini semua pasien di gabung, nunggu lumayan lama juga.
        Jam 10.00 nama gue di panggil susternya trus diperiksa tensi darah dan di tanya alergi obat atau ga, punya asma atau ga, pertanyaan seputar kita deh. Trus data gue di bawa suster ke ruang 02 divisi Kosmetik. Trus gue nunggu lagi dan jam 10.30 gue di panggil untuk masuk ke ruang 02 Divisi Kosmetik. Trus dokternya memperkenalkan diri, nama dokternya yaitu Lili Legiawati. Trus muka gue di liat ama dia. Trus dia nanya keluhan gue apa. Ya gue bilang gue cuma mau perawatan dan mencerahkan muka. Trus dia bilang ntar gue di buatin resep untuk krim pagi, sore, dan malem harus di pake rutin. Dokter Lili juga bilang kalo cuci muka minimal 3-4 kali sehari dgn sabun bayi. Dan dua minggu lagi gue di suruh dateng lagi untuk Peeling/laser. Dokter lili ngasih pilihan ke gue, mau di peeling/di laser, keduanya akan menghasilkan hanya saja laser lebih cepat dari peeling dan lebih mahal tentunya..hahaha..laser sekitar Rp 500.000-600.000 kalau peeling sekitar Rp 200.000-300.000. Yah berhubung muka gue cuma mau mencerahkan aja jadi ya gue lebih milih peeling aja. Kelar ngobrol-ngobrol, gue di kasih resep dan setelah itu gue langsung ke apotik RSCM untuk beli obatnya. Biaya obat Rp 276.500, dapet krim pagi, sore, malem, sunblok dan perlengkapan untuk peeling (bandana,kuas,salepnya). Untuk perlengkapan peeling itu di pakenya ntar kalo gue dateng kunjungan kedua saat peeling. Kalo cowo gue dengan dokter lis surachmiati dan biaya obatnya Rp 184.000 itu dapet krim pagi, sore, malem dan salep untuk di oles di jerawat aja.
       Udah ci itu aja kegiatan gue di RSCM untuk perawatan muka. Ntar kalo gue udah peeling gue akan share lagi. Oya untuk yang belum tahu RSCM di jln diponegoro 71 jakpus no telepon 3918301, 31930808

Find me on

Instagram @sheisrizki
Youtube channel : QNaInLove RN